Sabtu, 05 Oktober 2013

itu akuu...



Itu aku…..
Seorang pemuda yang kupikir pecundang dari segalanya,itu aku waktu smp yang kupikir sudah jauh lebih baik.dari cara pikirku yang kadang hanya melihat seseorang dari segi negatifnya saja.dan kucuba berubah dari segala cercaan yang mereka keluarkan dengan sekedar diam tanpa kata yanga kadang merupakan pilihan terbaikku dalam setiap bualan mereka.aku sadar akan waktu yang terus menua dan kadang juga ku mempersiapkan segla masa depanku,mulai sekolah bekerja hingga pasanganku kelak.aku disini telah 7 kali jatuh cinta pada setiap wanita yang berbeda dan kalian tau apa yangku rasakan,yaa melayang ingin sekali memilikinya,dan kalian tau lagi apa yangku dapatkan hanya isapan arum manis di pasar malam iya manis tp pahit,aku tak dapatkan mereka semua.maaf bukan smua tp salh satu dari mereka.
Yaaa pecundangnya aku,gadis yang pertama,sebut saja dewi,ya gadis kalem,berpenampilan sholehah,pinter,dan yang pasti cantik,aku menyerah saat kutau dia sudah punya hubungan yang sudah hamper lama,nah kalian tau bagaimana pecundangnya aku?,tentu aku akan mundur dengan cara pikirku yang mungkin kurang bodoh untuk seorang yang sedang kasmaran.kuturuti semua kata temanku yang sudah pernah pacaran dan kutau itu semua cara yang bodoh menurutku pandangan seorang sepertiku.kutulis namanya di hamper semua buku pelajaran kelas 2 dan 3 tapi apa guna ketika ku sadar hanya tulisan belaka.kucuba untuk lupakan di malam yang panjang,tp kalian tau apa caraku?menghapus semua tulisan namanya mungkin mudah untuk pensil,dan kurobek semua yang pake bolpen.akan tetapi waktu itu hampir pagi,aku baru tidur ,mungkin ku sudah melupakannya.bangun siang berangkat telat hal biasa bagiku dan telatnya pun bareng dia,serasa ingatan hatiku mulai pulih saat itu,kuberikan senyumku yang terindah mungkin tidak terlalu,dia hanya melihat sekilas padaku karna sedang menoleh ke temannya yang ada didepanku,tp aku pun sunguh senang.tiba di kelas saat pelajaran membosankan bahkan monoton maklum guru hampir pensiun waktu itu,dan kalian tau apa yang akan dilakukan seorang pecundang kasmaran?benar menulis namanya lagi di kertas kertas monoton hingga jari dan tangan,hampir sekelas tau dan menyemangatiku,aku pun semakin senggelora .
Daaaan sepecundangnya aku,dihadapannya hanya berdua waktu pulang sekolah,aku tak berani seperti tadi,dan hanya berfikir sempit tuk jadi miliknya,kuberanikan diri ini mungkin basa basi nanyain yang akan dikerjakan sepulangnya entar,hingga mulai merambah ke masalah hati kubercerita tentang dia yang sebenarnya dia itu seorang sedang ku ajak bercerita,tapi apalah mungki caraku bercerita kurang greget,dia hanya manggut tak jelas,
Sepulangnya dari itu ku dapat sms dari pacarnya,yaa sungguh sakit bagiku.dikatain bajingan apalah itudan minta jauhin dewi jangan digoda mentang” kakak kelasnya apa?,padahal setua aku saat itu dan dia hanya seperti adek kelasku.tp sepecundangnya aku hanya balas iya, maaf.kutahan sekuat hati tuk memilikinya dan kupilih opsi cewek lain yang akan kuceritakan nanti..,dia tiva teman sekelasku saat itu,
…………..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar